Morowali, Lensatadulako.my.id – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Morowali, Nursiah, S.H., M.H., menyampaikan ucapan sekaligus pesan penuh makna kepada seluruh anak Indonesia, khususnya anak-anak di Kabupaten Morowali.
Menurut Nursiah, S.H., M.H., Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.
"Selamat Hari Anak Nasional 2026. Anak-anak adalah jangkar masa depan bangsa. Komitmen kami di Dinas P3AP2KB Kabupaten Morowali adalah memastikan setiap anak terlindungi, terpenuhi hak-haknya, dan tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, serta penuh kasih sayang," ujar Nursiah.
Sebagai seorang ibu, Nursiah mengaku memahami betul perjuangan para orang tua yang harus merelakan anak-anaknya menuntut ilmu jauh dari keluarga, termasuk di pondok pesantren. Menurutnya, jarak bukanlah penghalang bagi kasih sayang, doa, dan perhatian orang tua.
"Doa orang tua tidak pernah terputus oleh jarak. Mari kita terus mendampingi anak-anak dengan cinta, perhatian, dan pendidikan yang baik, di mana pun mereka berada. Bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Morowali yang ramah anak menuju Indonesia Layak Anak," tuturnya.
Di akhir pesannya, Nursiah, S.H., M.H. memberikan semangat kepada seluruh anak Indonesia agar terus belajar dengan tekun, berani bermimpi, menjaga akhlak, dan menjadi generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, serta membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa.
Peringatan Hari Anak Nasional diharapkan menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda. Oleh karena itu, sinergi pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang setiap anak.

