Bawa Gerakan Responsif, Adaptif, dan Konstruktif, Dua Putra Daerah Parigi Moutong dan Sigi Siap Bertarung di Pilpresma Untad 2026

Untad,Lensatadulako.my.id –Palu,Kontestasi Pemilihan Presiden Mahasiswa (Pilpresma) Universitas Tadulako (Untad) 2026 dipastikan akan berlangsung kompetitif dengan hadirnya berbagai gagasan dan figur muda yang siap membawa perubahan bagi mahasiswa.

Salah satu pasangan yang resmi menyatakan diri maju adalah Hidayatul Fatwa sebagai Calon Presiden Mahasiswa (Capresma) dan Moh. Afgan Rubyansyah sebagai Calon Wakil Presiden Mahasiswa (Cawapresma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Tadulako periode 2026.

Pasangan yang berasal dari Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Sigi ini hadir dengan mengusung tagline #KitaBeragam, sebuah gerakan yang menekankan persatuan, kolaborasi, dan representasi seluruh mahasiswa Untad tanpa memandang latar belakang daerah maupun organisasi.

Dalam visi gerakannya, Hidayatul dan Afgan menawarkan tiga pilar utama yang menjadi fondasi perjuangan mereka, yakni Responsif, Adaptif, dan Konstruktif.

Pada aspek Responsif, pasangan ini berkomitmen menjadi wadah yang mampu mendengar, menyerap, dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa secara cepat dan tepat sasaran. Mereka menilai bahwa kebutuhan mahasiswa harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan organisasi kemahasiswaan.

Sementara itu, pada aspek Adaptif, keduanya bertekad membawa BEM Untad lebih siap menghadapi perkembangan teknologi, perubahan dunia pendidikan, serta tantangan global yang terus berkembang. Menurut mereka, mahasiswa Untad harus mampu berdaya saing baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Adapun aspek Konstruktif diwujudkan melalui komitmen untuk membangun budaya organisasi yang produktif, menghadirkan kritik yang solutif, serta memperkuat kolaborasi dengan birokrasi kampus demi mendorong peningkatan kualitas akademik dan fasilitas kemahasiswaan.

"Kami hadir bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi untuk membuktikan bahwa anak daerah mampu membawa perubahan besar bagi Universitas Tadulako. Melalui gagasan yang Responsif, Adaptif, dan Konstruktif, serta dibalut semangat #KitaBeragam, kami ingin memastikan seluruh suara mahasiswa dari berbagai sudut kampus dapat terdengar dan diperjuangkan," ujar Hidayatul Fatwa.

Kehadiran pasangan ini dinilai menjadi representasi semangat regenerasi kepemimpinan mahasiswa yang mengedepankan gagasan, integritas, serta persatuan. Dukungan dari berbagai elemen mahasiswa, termasuk sejumlah paguyuban daerah, disebut mulai mengalir sebagai bentuk kepercayaan terhadap visi perubahan yang mereka tawarkan.

Dengan tahapan Pilpresma Untad 2026 yang kini memasuki fase krusial, pasangan Hidayatul Fatwa dan Moh. Afgan Rubyansyah optimistis dapat menghadirkan kepemimpinan mahasiswa yang lebih progresif, inklusif, dan berintegritas demi kemajuan Universitas Tadulako.

Reporter: Tim Lensatadulako.my.id

أحدث أقدم
Post ADS 1
Post ADS 1