PARIMO,Lensatadulako.my.id –Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimaknai lebih dari sekadar perayaan oleh Mohammad Adri Yanuar, S.E., M.AP, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas. Ia menegaskan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik kesadaran kolektif, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Parigi Moutong.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin. Ini bukan hanya tentang kembali suci secara pribadi, tetapi juga bagaimana kita menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan sosial, termasuk terhadap lingkungan,” tegasnya.
Menurut Adri, tantangan pengelolaan sampah dan limbah, khususnya limbah B3, tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan biasa. Dibutuhkan kesadaran bersama, kedisiplinan, serta komitmen kuat dari seluruh elemen masyarakat.
Ia menekankan bahwa lonjakan aktivitas masyarakat saat Idul Fitri kerap diikuti peningkatan volume sampah, yang jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak langsung pada kualitas lingkungan.
“Idul Fitri harus menjadi momentum perubahan. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, memilah limbah, hingga menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengajak masyarakat Parigi Moutong untuk tidak hanya merayakan kemenangan spiritual, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan tanggung jawab terhadap ruang hidup bersama.
“Lingkungan yang bersih adalah cerminan peradaban. Jika kita ingin Parigi Moutong maju dan sehat, maka dimulai dari hal sederhana: disiplin menjaga kebersihan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Adri berharap semangat Idul Fitri mampu mempererat persatuan serta membangun kesadaran baru yang berkelanjutan demi masa depan daerah yang lebih baik.
Penulis:Mizwar

